Pages

Selamat datang di Blogg saya... :)

Saturday, July 9, 2011

HEBAT...

***
Barusan saya menonton acara tv “world record” di trans tv dengan pembawa acaranya Dedy Corbuzier. Meiliana Mardianta, seorang wanita muda yang punya talenta begitu baik dan terasah. Ia mampu menghitung secara cepat dan tepat.
Pada acara tersebut, Meliana Mardianta mampu menghitung dengan cepat (saya lupa ukuran waktu pastinya tapi kira kira 12 detik lah) perkalian 22 digit angka dikalikan 2 digit angka. Waw, salut untuk wanita muda yang hanya banyak tersenyum saja sepanjang acara itu (benar istilah ilmu padi, “semakin berisi padi, semakin menunduk”). Ia mendapatkannya, rekor dunia.
Yang menjadi saya sayangkan  adalah ketika Dedy Corbuzier memberikan piala/penghargaan bukti rekor dunia yang dicetak Meiliana Mardianta mengatakan bahwa Meiliana Mardianta pernah mengikuti pertandingan dunia untuk bidangnya menghitung cepat namun, bukan membawa nama Indonesia tetapi negara lain (Singapura). Kenapa bisa begitu? hmm…
Harusnya anak anak muda yang berpotensi dan mampu mengharumkan nama Indonesia tidak dibiarkan “lari” dari Indonesia. “Lari” dalam artian tidak diberikan perhatian khusus, tidak dikembangkan, tidak dimanfaatkan untuk membuat Indonesia dipandang dimata dunia. Bahwa anak muda Indonesia juga mampu dan punya skill dibidangnya masing masing (apapun itu), Indonesia bukan hanya terkenal dibidang korupsi saja.
Anak anak muda berpotensi itu banyak yang lebih memilih untuk keluar dari Indonesia, bersekolah ataupun bekerja diluar negeri yang lebih memberikan mereka jaminan hidup yang layak.
"Emang kalo orang2 yg berpotensi gak di pelihara ma ni bangsa…cuma anak2 pejabat ja yg punya ni bangsa…sabarlah…tapi yakin ja, kalo kita punya pegangan yaitu ilmu dan keyakinan/tekad, pasti ada saja pintu menuju kesuksesan…ntar kalo udah sukses, jangan lari ke luar negri ya…jangan bangun bangsa orang…bangun bangsa sendiri…soalnya biasanya kalo orang2 yg punya skill lebih milih lari ke negeri orang, sebab mereka di sana di beri tempat,,temen q yg pinter2 banyak yg kabur ke luar negeri tuh. wkwk”. Itu sangat disayangkan bukan?.
Makanya yang bersisa dinegeri ini, yang memimpin dinegeri ini, adalah orang orang yang tidak punyai kemampuan untuk itu tapi memaksakan diri. Untuk memaksakan diri itu, maka mereka harus membuat ijazah palsu, membayar/menyogok sana sini. Akhirnya apa? korupsilah,, dll. Sebab biaya memaksakan diri itu tidak murah dan mereka memaksakan diri karena ingin mencari kekuasaan dan kekayaan lagi dan lagi, kurang dan kurang. Tidak berarti semua yang memimpin negeri ini saya pukul rata adalah orang orang yang tidak punya skill, namun ya begitu deh :P (tau sama tau lah).
-Ketika nilai diatas kertas dan uang yang berbicara bukan isi kepala dan kemampuan seseorang. Sulitnya mereka yang punya potensi namun tidak punya bapak yang bernama atau orang penting dibelakangnya juga uang untuk melamar pekerjaan atau sekedar bersekolah. Saya bukan orang idealis dan bukan anak muda yang berpotensi, tapi saya juga punya keinginan itu. Bangsa ini dipimpin oleh orang orang yang punya potensi dan mampu untuk itu serta MORAL-